Tahun 2014 saya kembali berangkat ke USA untuk mengikuti event TCO14 di San Fransisco, tapi seperti halnya tahun lalu kami berencana untuk...

Tahun 2014 saya kembali berangkat ke USA untuk mengikuti event TCO14 di San Fransisco, tapi seperti halnya tahun lalu kami berencana untuk jalan-jalan dulu di Los Angeles. Berbekal pengalaman Jalan-jalan ke New York tahun lalu yang nggak puas banget, kali ini kami (lebih tepatnya sih saya..) sudah merencanakan itinerary yang lebih detail, dan kebanyakan cuma memenuhi hasrat anak kecil yang hobinya main karena destinasinya kebanyakan tempat main-main seperti Disneyland dan Universal Studio Hollywood, haha. Bisa dibilang perjalanan kali ini jauh lebih puas dibanding tahun lalu karena semuanya terjelajahi.

Kami memesan hostel melalui situs hostels.com. Kami memutuskkan menginap di hostel Hollywood Youth Hostel yang lokasinya tepat di hollywood blvd dareah Walk of Fame. Di San Fransisco kami juga memesan hostel San Fransisco International Hostel. Ratenya $33/day/orang.

Berikut rencana itinerary saya selama di Los Angeles + San fransisco

TanggalKeteranganBiaya
7 November 2014Hostel 5 days$165
Metro Card 7 Day passes$20
Walk of Fame
Rodeo Drive - Beverli Hills
Makan 3x$30
8 November 2014Disneyland$96
Makan 3x$30
9 November 2014Universal Studio Hollywood$86
Makan 3x$30
10 November 2014Warner Bros Studio Tour$54
Makan 3x$30
11 November 2014LA Zoo$19
Griffith Park
Hollywood Sign
Makan 3x$30
12 November 2014Shopping
Makan 3x$30
13 November 2014Kereta Api Los Angeles to San Fransisco$59
Hostel 3 days$99
Makan 3x$30
14 November 2014Golden Gate Bridge
Palace of Fine Art Theatre
Makan 3x$30
15 November 2014Alcatraz$30
Makan 3x$30
16 November 2014Checkin hotel TCO14
Aquarium of the Bay$19.95
Fisherman Wharf$10
Pier 39$15
Union Square
Ghirardelli Chocolate Factory
17-20 NovemberTCO14

Tapi seperti jalan-jalan ke Singapura kemarin, plan hanyalah tinggal plan, pada kenyataannya ada beberapa rencana yang tidak terealisasi dan tempat yang tidak sempat dikunjungi

Hari 1

Berhubung dapet tiket keberangkatan subuh, kami memutuskan menginap di hotel di dekat bandara Hotel yaitu Hotel Aerofans. Hotelnya cukup rapi dan bersih, dan dari sini ada shuttle ke bandara kalau mau berangkat pagi. Harga per malamnya Rp375.000 pada waktu itu.

Tanggal 7 November 2014 pukul 06:25 pagi kami berangkat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta naik Air Nippon Airways(ANA) dan transit di Narita International Airport, Tokyo Japan, tiba pukul 03:45 Sore. Wah, ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Negri Sakura! Sayangnya hanya transit.. (mudah-mudahan lain kali bisa jalan-jalan kemari). Pukul 05:05 Sore kami berangkat dan tiba di Los Angeles International Airport pukul 09:50 pagi.





Dari bandara kami menaiki bus menuju Union Station dan membeli Metro Card untuk menuju hostel. Dari Union Station kami menaiki Subway menuju stasiun Hollywood/Highland. Lalu kami naik ke atas “bumi” dan kami tepat berada di tengah-tengah Hollywood Blvd yang di sepanjang jalan tersebut ada banyak “bintang-bintang bertaburan” alias tempat ini dinamakan Walk of Fame. Hostel kami tepat di seberang, dan ketika membuka pintu hostel, saya kaget karena harus naik tangga, haduh.. bawa koper besar naik-naik tangga pula, memang harusnya orang-orang backpacker yang ke sini. Kesan pertama langsung ilfil dengan hostel ini karena tempatnya tidak seperti hostel kami di New York tahun lalu yang rapi dan nyaman. Hostel di sini “agak kumuh” , kamar mandinya di luar dan untuk rame-rame pula, hufff yauda deh pengalaman. Tapi di hostel ini ada fasilitas self service laundry jadi kita bisa tinggal melaundry pakaian kita kalau kehabisan baju :D.

Hari pertama terasa sangat berat dan ngantuk berat, saya memutuskan untuk tidur saja di hari pertama, setelah mandi saya pun tertidur pulas. Akhirnya hari ini kami hanya muter-muter sekitar hostel saja. Rencana ke Rodeo Drive Beverli Hills pun terlewatkan.

Hari 2

Hari ini saatnya main-main ke Disneyland, yeay! Disneyland sendiri tidak berada di kota Los Angeles, melainkan di Anaheim dan untuk menuju ke sana kami harus menaiki bus. Sebelum ke sana, kami berfoto dulu di Walk of Fame di sekitar hostel tempat kami menginap, baru kemudian kami menaiki Subway menuju Norwalk Station dan di sna kami naik bus 460 yang menuju Disneyland Resort. Lama perjalanan kurang lebih hampir 2 jam.



Walk of Fame

Ke Disneyland ini sebenarnya karena nggak puas ke Disneyland Orlando tahun 2012 lalu karena cuma masuk sebentar Akhirnya hari ini deh pembalasannya, haha.. Dan yang paling excited masuk sini yah cuma saya -_- , karena yang lain mungkin agak kebapak-bapakan, atau saya yang kekanak-kanakan, hahaha..



Disneyland


Di dalam Disneyland kami menaiki berbagai wahana seperti Haunted Mansion dengan berbagai efek 3d nya, dan wahana-wahana lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Hari sudah gelap tapi saya masih ngotot pingin naikin semuanya, tapi yang lain sudah kelelahan dan ingin pulang, akhirnya kami pulang deh.

Hari 3

Selama di LA, saya kebanyakan hanya makan Sandwich Subway isi Tuna, dan entah kenapa kangen dengan nasi-nasian. Kebetulan ada masakan Timur Tengah yang bisa memenuhi keinginan makan nasi di sekitar situ.

Hari ini kami berencana ke Universal Studio Hollywood. Sebenarnya sudah pernah masuk yang di Singapore tapi ingin mencoba yang di USA sendiri sebenarnya seperti apa.Untuk menuju ke sana kami menaiki subway dan turun di stasiun Metro Universal/Studio City Station. Lalu kami menunggu shuttle untuk naik ke lokasi USH.



Universal Studio Hollywood

Setelah tiba di USH, tentu saja kami langsung berfoto, membeli tiket, dan masuk deh.. Sebagian besar wahana di sini sama dengan Universal Studio Singapore, tapi ada beberapa yang berbeda dan sangat menarik seperti pertunjukan Waterworld, King Kong 360 dan Studio Tournya yang keren seperti efek-efek di dalam film.

Hari 4

Hari ini kami ke Warner Bros Studio dan mengikuti studio tournya. Untuk menuju ke sana kami harus turun di stasiun Metro Universal/Studio City Station dan menaiki Bus 155 dan turun di Hollywood way/riverside. Tibalah kami di Warner Bros Studio dan tak lupa untuk berfoto. Kami langsung membeli tiketnya dan mengikuti tournya. Sebetulnya kami tidak begitu mengerti apa saja yang dijelaskan pemandunya , apalagi kalau nggak update dengan film-film yang dibahasnya. Tapi yang menarik pada Studio Tour ini adalah ada Museum Batman dan Harry Potter. Lumayan lah untuk berfoto.







Batman Museum


Harry Potter Museum


Warner Bros Studio



Pulang dari sini, karena masih ada banyak waktu , inginnya sih ke Rodeo Drive Beverli Hills tapi bus yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang sampai jam 3 sore, dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke hostel saja.

Hari 5

Sesuai rencana kami menuju Los Angeles Zoo. Untuk menuju ke sana kami harus ke Metro Hollywood / Western Station terlebih dahulu dan menyambung Bus 180/181towards 181 - Sierra Madre Villa Station berhenti di Los Feliz / Riverside. lalu lanjut lagi naik bus 96 towards 96 - Burbank Station berhenti di Autry National Center: jalan kaki ke zoo. Tidak ada yang unik di dalam zoo ini, tapi untuk pecinta hewan seperti saya jelas menikmati jalan-jalan di zoo dengan berbagai macam fauna di dalamnya.



Los Angeles Zoo

Setelah dari LA Zoo kami pergi menuju Griffith Park Observatory, untuk menuju ke sana kami naik bus dan turun di **, dari sana kami menunggu shuttle untuk naik ke atas bukit, ternyata menunggu shuttle ini agak lama. Setelah shuttle datang, kami sampai di Griffith Park Observatory. Dari atas sini kita juga bisa melihat Hollywood Sign di seberang lho. Jadi setelah melihat-lihat Griffith Park, kami juga sekalian berfoto dengan latar belakang Hollywood Sign.




Magrib tiba dan kami pun menunggu shuttle untuk kembali pulang.Setelah tiba di perhentian bus, kami menaiki bus untuk kembali ke hostel.

Hari 6

Hari ini saatnya shopping! Kami menuju pusat perbelanjaan yang lumayan terkenal di LA yaitu The Grove. Di sini ada macam-macam outlet, mulai dari apple store, cheesecake factory, dan lain-lain. Puas belanja belanja dan akhirnya kami kembali ke hostel.


Go to SF

Tanggal 13 November 2014 kami berangkat dari Los Angeles menuju San Fransisco dengan kereta api. Berhubung tahun lalu kami naik bus, jadi kepingin coba kereta api. Kami menuju Union Station untuk membeli tiket kereta api yang berangkat jam 12:00 Saing. Pukul 07:00 malam kami tiba di San Fransisco , dan ternyata naik kereta api itu lamaaaa sekali sodara-sodara, tau gini mending naik bus, tadinya mikir kereta api kecepatannya tinggi dan anti macet, ternyata mendingan naik bus deh..






Sesampainya kami di sana, kami naik bus untuk ke hostel kami dan turun di pinggir jalan. Ternyata daerah yang kami lewati agak sedikit menyeramkan. Banyak homeless people di pinggir jalan, dengan tatapan mengerikan, bawa-bawa pisau lipat. Hiiyy.. kami cepat-cepat jalan, dan BRUGGG!! Salah satu teman kami kena pukul oleh preman setempat. Dan orang itu langsung pergi begitu saja, karena kejadian ini tiba-tiba datang seseorang yang menawarkan diri untuk memukul balik pelaku dan tentunya pake bayar. Hmm, bisa jadi orang ini adalah komplotan juga. Ternyata San Fransisco sungguh tidak aman, apalagi karena kami geret-geret koper besar, mungkin mereka tahu kami ini turis.

Tiba di hostel San Fransisco International Hostel kami langsung berbenah dan bersantai sejenak. Hostel di sini sama saja seperti di LA, kamar mandi di luar dan untuk beramai-ramai. Tapi common roomnya lumayan lah, minuman dan pancakenya gratis. Lumayan untuk menghemat pengeluaran.

Hari 8

Karena kejadian semalam kami jadi tidak semangat ingin muter-muter SF. Hostel kami berada di daerah Union Square, jadi kami tinggal jalan kaki keliling-keliling hostel untuk sekadar melihat-lihat, banyak tempat perbelanjaan di sini dan di sini ada tram/trolley yang merupakan alat transportasi khas San Fransisco walaupun saya tidak sempat menaikinya. Di sini juga ada Ghirardelli Chocolate dari San Fransisco yang rasanya enakk banget, cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas San Fransisco.










Waktu itu ada temen yang titip minta beliin iPhone 6, jadi kami mengantri di Apple Store untuk mendapatkan iPhone 6. Ternyata walaupun produknya bukan baru launching tetap aja banyak yang ngantri.

Untuk mengisi perut, di dekat hostel kami ada restauran India yang halal, jadi kami selalu ke sana untuk makan.


Hari 8

Hari ini kami berencana langsung ke tempat iconic San Fransisco, Jembatan Emas yang nggak ada emas-emasnya sama sekali alias “Golden Gate”. Untuk menuju ke sana kami menunnggu bus di **. Awalnya agak kebingungan karena busnya terlalu lama datang, tapi akhirnya kami sampai juga di Golden Gate. Setelah puas berfoto kami pun kembali ke hostel.



Golden Gate Bridge

Hari 9-11

Hari ini kami pindah ke hotel yang disediakan untuk event TCO14. Kami fokus di event TCO14 selama beberapa hari ini dan tidak berjalan-jalan.

Hari 12

Alhamdulillah saya terpilih menjadi pemenang dalam kompetisi desain pada event TCO14 kemarin. Setelah selesai pengumuman, mulai lah kami berpikir untuk sedikit berjalan-jalan di San Fransisco. Awalnya kami mau pergi ke Alcatraz tapi karena satu dan lain hal akhirnya nggak jadi. Lagipula untuk ke Alcatraz ini sebaiknya booking dulu tiketnya karena banyak yang mau ke sana. Akhirnya kami pergi ke Pier 39 dan shopping-shopping sebentar.



Pier 39

Rencana ke aquarium, fisherman wharf, dan alcatraz akhirnya tidak ada yang terealisasi. Tapi kayaknya saya nggak kepingin untuk datang lagi kemari sejak kejadian di hari pertama, kayaknya kehidupan kejam kota besar yang digambarkan di film-film itu benar adanya, banyak homeless yang bertaburan di halte bus dan di pinggir jalan, kebanyakan mereka adalah orang kulit hitam.

Akhirnya kami kembali ke Indonesia dan perjalanan kami pun usai. Mudah-mudahan lain kali bisa ke kota-kota besar lainnya di USA. Terima kasih sudah mau membaca pengalaman saya :)


Tips & Trick

1. Cari hostel yang berada di pusat kota dan memiliki review yang bagus. Hindari daerah-daerah yang tidak aman. Pastikan kamar mandinya di dalam kamar. (kesalahan kami kemarin tidak memastikan lokasi kamar mandi ini).
2. Tentukan mau ke mana aja, siapkan budget yang cukup. Pelajari map transportasi setempat.


Hallo, di postingan ini saya ingin bercerita tentang perjalanan saya ke New York dan Washington DC pada tahun 2013 lalu. Sudah lama pengen ...

Hallo, di postingan ini saya ingin bercerita tentang perjalanan saya ke New York dan Washington DC pada tahun 2013 lalu. Sudah lama pengen nulis pengalaman ini dan akhirnya tertulis juga :D .





Tahun 2013 saya berkesempatan untuk mengikuti event TCO13 di Washington D.C bersama member TopCoder lainnya tapi sebelum ke sana kami berencana untuk jalan-jalan dulu di New York. Di Washington D.C kami tidak banyak keliling-keliling dan kami lebih tepatnya lebih banyak jalan-jalan di New York. Sebelum ke New York kami sudah siapkan mau ngapain aja, mau kemana aja, mau naik apa, dan mau pake fasilitas apa.

Jadi waktu itu yang pertama kami cari adalah, kami akan menginap di mana. Dan pada waktu itu kami memutuskan menginap di hostel dan mencarinya melalui situs Hostels.com. Kami memutuskan akan menginap di Westway Hotel & Hostels La Guardia New York dengan rate $50/day/orang dengan kamar isi 4 orang. Selanjutnya kami mencoba menentukan rencana perjalanan kami, kami tidak merencanakannya dengan detail tapi yang jelas tujuan kami ingin ke tempat-tempat iconic di sana seperti Patung Liberty, Times Square, Wall Street, Empire State Building, Grand Central, Central Park, dan lain-lain. Nah setelah googling sana sini, kami menemukan fasilitas kartu yang bisa dipakai untuk masuk ke berbagai attraction menarik di New York City namanya New York Pass. Harga New York Pass pada waktu itu $180/orang untuk pemakaian selama 3 hari. Kami memilih paket yang sekaligus membeli tiket untuk menaiki Bus Hop On Hop Off untuk berkeliling-keliling di kota New York. Oh iya berhubung kami berangkat saat winter, kami juga sudah menyiapkan alat perang seperti jaket, long john, sarung tangan, syal, dan pelembab.

Tanggal 3 November 2013 kami berangkat dari Bandara International Soekarno Hatta pukul 05:45 sore dengan pesawat Emirates dan tiba di Abu Dhabi International Airport pada pukul 11:00 malam waktu setempat. Selanjutnya kami melanjutkan perbangan pada pukul 02:00 dini hari dengan pesawat Emirates A380 yang keren banget. Pesawat ini full 2 tingkat, ada nuansa bintang-bintang di atap kabin dan makanan di pesawat ini HALAL jadi tidak perlu memesan makanan khusus seperti pesawat lainnya.




Hari 1

Sekitar pukul 07:45 pagi waktu setempat kami sudah berada di atas langit New York dan kami menatap keluar dengan excited, cuaca tampak cerah tapi ternyata ketika kami tiba di JFK International Airport udaranyaaaaa dingiiiiinnnn bangeet.. Yah maklum lah belum pernah ngerasain winter, di negara sendiri palingan AC cuma tahan sampe 20 derajat celcius aja.


Setelah mengambil bagasi, kami langsung mencari taxi dan pakai adegan tawar menawar dulu sebelum naik taxi nya (maklum orang Indonesia :D) . Di dalam taxi dilengkapi dengan kamera CCTV, dan GPS, wahh.. ini nih taxi di negara maju (wong ndeso ini.. ). Supir taxinya gila-gilaan bawa taxinya, berasa lagi di film fast&furious dan katanya NYC adalah kota termacet jadi mereka terbiasa dengan gaya berkendara seperti ini (haha mereka belum lihat Jakarta) :P .

Tibalah kami di Westway Hotel & Hostels La Guardia New York. Kesan pertama di daerah sini "Ohh cuma gini aja New York itu??", haha maklum hostel kami bukan di Manhattan, bukan di tengah kota NYC. Karena pada waktu itu baru boleh check in sekitar jam 2:00 maka kami menitipkan barang dan cussss keluar, walaupun mata sembab ngantuk berat dan belum mandi, tapi rasanya sayang untuk menyia-nyiakan hari pertama.


Daerah Sekitar Hostel

Yang pertama kami lakukan adalah mengambil "New York Pass" kami yang sudah kami booking sebelumnya di Gray Line New York Visitor Center. Untuk menuju ke sana kami harus menaiki Subway dan untuk ke Subway Station terdekat kami harus menaiki Bus terlebih dahulu. Oh iya ternyata naik bus di sana itu ada antriannya loh, ga bisa langsung serobot masuk pintu rame-rame, jadi kita berbaris dan masuk satu persatu ke dalam bus dengan tertib (beda banget sama sini). Tiba di Subway Station Astoria Ditmars , tempatnya biasa-biasa saja (Entah kenapa lebih mewah Singapore), lalu ketika kami ingin membeli kartu transportasinya (Metro Card), ada bule yang ngasih kami gratis kartunya karena dia punya banyak, wahh.. baik-baik ya orang New York, kita tinggal top up saja. Harga Metro Card sendiri untuk pemakaian selama 7 hari adalah $29.



Tibalah kami di Subway Station 50 St dan begitu kami keluar dari stationnya, kami langsung terkesimaaa "WHOAAAA..... Iniii tohhh NEW YOORK!", kami berada di tengah-tengah Time Square dengan gedung-gedung tinggi, billboard raaksasa, lampu-lampu dan orang-orang yang berlalu lalang. Langsung deh foto sana-sini. Untuk soal perut tidak perlu khawatir karena di New York banyak banget makanan halal, mungkin karena banyak pendatang jadi tidak sulit menemukan makanan halal di sini.

Setelah mengambil New York Pass + City Sightseeing Hop On Hop Off Bus, kami langsung mencoba naik Bus Hop On Hop Off untuk berkeliling kota New York. Memang rencananya kami di hari pertama cuma keliling-keliling saja dan tidak menentukan akan singgah di mana.  Saya sempat mengabadikannya dalam bentuk video. Udara begitu dingin dan kami menggigil di atas bus, mana busnya kebuka lagi atapnya. Sesekali kami singgah ke beberapa tempat seperti Yankee Stadium untuk berfoto. Pukul 05:00 sudah magrib dan kami memutuskan untuk pulang karena sudah tidak tahan kedinginan.


Yankee Stadium

Berhubung saya sendiri perempuan, saya ada di kamar khusus cewek yang isinya 4 orang. Saya campur sari dengan turis-turis wanita lainnya, awalnya risih tapi lama-lama biasa juga. Hostelnya cukup nyaman dan bersih.

Hari 2

Jam 05:00 saya sudah bangun dan teman-teman sekamar saya masih tidur pulas. Langung kesempatan nguasai kamar mandi , haha.. saya bawa gayung, ember, karena di sana WCnya pakai tissue, cuek aja deh kamar mandinya basah hahaha...

Jam 07:00 pagi kami masih bersantai di common room hostels dan sekitar pukul 09:00 kami mencari bus untuk menuju subway station Astoria Ditmars. Dari situ kami menuju tempat yang sama dengan kemarin yaitu di tengah Times Square dan kami menaiki Bus Hop On Hop Off. Kami menuju Empire State Building, dan untuk masuk ke sana ternyata banyak periksa ini itu. Setelahnya kami menuju lantai paling atas dan dari sana kami bisa melihat New York City dari atas. Dan khusus pengguna New York Pass bisa menaiki wahana simulator seolah-olah kita sedang terbang dengan helicopter mengelilingi kota New York.







Selanjutnya tujuan kami adalah ke Statue of Liberty. Untuk menuju ke sana kami menaiki Bus Hop On Hop Off yang menuju Battery Park. Sesampainya di Battery Park, kami menaiki kapal ferry untuk menyeberang menuju Liberty Island. Harga tiketnya $18 untuk pulang pergi dan bisa dipesan di sini . Sampai di sana kami berfoto dan bersantai, tidak berminat naik ke atas Liberty Crown Cafenya karena sepertinya kaki kami ga sanggup menaiki anak tangga nya (maklum udah 'tua'.. hahaha).




Statue of Liberty

Sepulang dari sana kami menuju Rockefeller Center, tapi karena sudah mau malam, kami tidak sempat masuk ke sana dan hanya foto-foto di luar saja. Perut pun mulai keroncongan dan ternyata di dekat situ ada Halal Cart yang rasanya enaaaak banget.. Satu porsi bisa untuk dua orang, makanannya adalah makanan Timur Tengah dan pastinya cocok di lidah kita orang Indonesia, semacam nasi briyani dengan daging domba / kambing kebab.



Rockefeller Center

Karena hari sudah mulai malam kami pun kembali ke hostel.

Hari 3

Setelah dua hari kami menaiki Bus Hop On Hop Off kami menyimpulkan kalau naik bus itu lamaaa banget.. bayangkan kami hanya bisa ke beberapa tempat saja karena sangkin lamanya. Akhirnya kami mulai hari ini bertransportasi dengan Subway (kenapa ga dari kemaren ya).

Hari ini kami menuju Central Park, turun di 57 St-7 Av dan ternyata Central Park ini luas sekali. Ini adalah taman terbesar di tengah kota New York yang mungkin kalau mau dijalanin bisa seharian. Tapi sayangnya kami tidak sempat menjalani semuanya karena terlalu luas, kami hanya sampai ke Central Park Zoo dan tidak masuk ke dalamnya, karena lapar saya akhirnya makan Pretzel dan ternyata cukup mengenyangkan. Beberapa dari kami menyewa sepeda untuk berkeliling-keliling Central Park tapi berhubung saya tidak bisa naik sepeda jadi saya yah cuma jalan kaki saja. Dan di sini juga ada delman loh, delmannya cantik tapi kami tidak sempat menaikinya (kayak ga ada delman aja di Indonesia :D)







Dari Central Park kami naik Subway menuju Brooklyn Bridge dari stasiun 59 St dan tiba di Brooklyn Bridge City Hall. kami berjalan menelusuri jembatan hingga ke tengah jembatan, tapi kami tidak melanjutkannya dan memilih untuk kembali ke tempat kami pertama tiba. Lalu kami naik subway dam turun di Grand Central 42 St mengunjungi Grand Central Terminal.


Brooklyn Bridge




Grand Central Terminal

Selanjutnya kami kembali ke Times Square turun di Times Sq-42St untuk memasuki Madame Tussauds. Di sana banyak patung lilin orang-orang terkenal dan terkemuka, tapi ada beberapa patung yang harus bayar dulu baru bisa berfoto seperti patung Presiden Obama.



Madame Tussauds

Setelah dari Madame Tussauds kami ingin berfoto di tempat shooting film Serendipity yaitu di Serendipity Cafe. Untuk menuju ke sana kami naik Subway dan turun di Lexington Av-59 St dan berjalan kaki sebentar lalu kami berfoto di depan Cafe ini.




Daann perjalanan kami di New York pun berakhir. Terasa sangat singkat dan terlalu cepat, rasanya ingin ke sana lagi dan lebih lama untuk bisa menjelajahi semuanya. Bahkan kami tidak sempat berfoto di Wall Street, berbelanja di Times Square, dan mengitari Central Park sampai puas. Yah mudah-mudahan lain kali bisa bila ada kesempatan.

Kesimpulannya budget yang dihabiskan di New York di luar tiket pesawat dan belanja-belanja adalah

KeteranganPengeluaran
Penginapan 3 hari$150
Makan 3 hari$90
New York Pass$180
Metro Card 7 Day Pass$29
Statue of Liberty$18
Total$467

Untuk bertransportasi dengan Subway, silahkan download subway map nya di sini ya.

Go to Washington D.C

Untuk ke Washington D.C kami menaiki bus antarkota Mega Bus. Kami sudah memesan tiketnya melalui situs Mega Bus dan kami tinggal datang ke tempat perhentiannya.  Harga tiketnya sendiri yaitu sekitar $30/orang. Ternyata tempat perhentiannya bukan terminal atau semacamnya tapi di pinggir jalan! wohh.. ternyata ga semua di negara maju itu keren.. haha, baiklah kami menunggu bus di 34th Street between 11th Avenue and 12th Avenue dan berangkat pukul 02:00 Siang, dan kami tiba di Union Station Washington D.C ketika sudah malam dan kami langsung ke hotel tempat diadakannya event TCO13.

Selama di Washington kami tidak banyak merencanakan perjalanan. Kebetulan hotel kami dekat dengan White House. Jadi berhubung event TCO13 belum mulai, hari pertama kami jalan-jalan ke White House dan sekitarnya. Esoknya kami menuju Lincoln Memorial. Eh begitu sampai di sana malah ada orang Korea yang minta foto-foto sama saya, haha mungkin dikiranya saya cosplayer nyasar  ya :D :D . Selanjutnya kami menuju World War II Memorial dan mengabadikan beberapa foto.



White House



Lincoln Memorial




World War II Memorial



Tidak banyak yang bisa saya ceritakan di Washington D.C karena kami fokus ke event TCO13. Bahkan saya tidak sempat ke US Capitol, museum-museum, dan tempat-tempat bersejarah lainnya. Paling-paling kami hanya menyempatkan belanja-belanja ke mall di waktu luang, bahkan sempat ketinggalan acara pengumuman pemenang TCO13 karena kelamaan di mall hahaha...

Sekian dulu cerita dari saya, nanti akan saya update lagi kalau ada yang teringat ya :)

Sebelumnya, saya sebenarnya adalah pemula di dunia ads, tapi di sini saya mau share ilmu yang saya dapat dari beberapa mastah-mastah d...


Sebelumnya, saya sebenarnya adalah pemula di dunia ads, tapi di sini saya mau share ilmu yang saya dapat dari beberapa mastah-mastah dan macam-macam sumber di Google, intinya sih di sini saya mencoba merangkum semua ilmu yang saya dapat selama belajar supaya kita sama-sama belajar, biar nggak lupa, hehe.. :)

Oke saya mulai ya, untuk berbisnis pastilah kita harus mengadakan yang namanya "Promosi", tanpa promosi ya orang gak kenal dengan produk kita, orang gak kenal dengan bisnis kita, kalau gak kenal ya gak ada yang beli/pake jasa kita. Nah salah satu cara promosi adalah dengan menggunakan Facebook. Kenapa Facebook? Karena Facebook ini pengguna aktifnya ada banyak sekali. Nah untuk berpromosi di facebook sendiri ada cara gratisannya dan ada juga yang berbayar dengan menggunakan Facebook Ads. Saya akan bahas keduanya yaaa...


1. Cara Gratisan

Cara ini bisa dibilang butuh waktu, agak repot, lama tapi setidaknya "GRATIS", hehe
Nah, untuk cara gratisan ini yang kita perlukan adalah:

a. Beberapa akun Facebook kloningan.

Untuk apa? Setiap akun facebook dibatasi untuk memiliki 5000 teman, semakin banyak akun kloningan temannya pastinya semakin banyak, calon pembeli semakin banyak. Setuju? Selain jumlah teman, tugas akun kloningan adalah untuk share/tag bisnis akun Prime kita. Nah akun kloningan ini sendiri sebenarnya tidak diperbolehkan oleh facebook (kalau ketauan), belum lagi ada verifikasi nomor HP dan kita harus memiliki banyak nomor HP. Maka pandai-pandailah mengelola akun kloningan ini.

Nah ternyata ada caranya supaya kita bisa buat akun kloningan tanpa perlu verifikasi nomor HP. Pertama kita harus membuat email, untuk membuat email sendiri saya pakai Yandex.com  karena tidak mengharuskan verifikasi nomor HP. Setelah itu buat akun baru melalui Aplikasi Facebook yang ada di Smartphone Anda, isi dengan nomor HP asal-asalan saja. Lalu Log Out. Nah Setelah itu, Login melalui Browser di komputer dan ganti contact information/verification menjadi "email", selanjutnya tinggal verifikasi melalui email daaan sukses deh buat akun baru.

b. Teman-Teman Tertarget

Percuma punya banyak teman di akun social media kloningan kita yang teman-temannya bukan peminat produk kita, maka dari itu kita perlu selektif memilih siapa yang akan kita add friend. Caranya, cari fanpage pesaing di facebook, misal produk kita tentang "Hijab", tinggal search fanpage tentang Hijab yang paling banyak fansnya, lalu cek postingan terakhirnya, dan pilih orang-orang yang komen pada post tersebut dan Add As Friend, orang-orang tersebut dipastikan punya minat terhadap produk "Hijab". Untuk Add As Friend ini juga harus hati-hati yah, kalau terlalu agresif add friend akun akan diblock oleh Facebook dan Facebook akan meminta keterangan berupa ID. Jadi harus ada jedanya, sekali-sekali add friend, sekali-sekali posting status, sekali-sekali comment, like, dll.. duhh repot ya, apalagi kalau punya banyak akun.

Saran saya kalau gak mau capek pake Tool SocioSparta aja, disana kita bisa langsung kelola semua akun kloningan kita dalam satu tool tanpa harus buka browser lagi , tanpa harus login2 lagi , bisa langsung scrape user yang comment pada fanpage pesaing, bisa add user2 tersebut otomatis dengan jeda/delay sehingga tidak terdeteksi oleh facebook. jadi ga perlu buka fp satu-satu , baca komen satu-satu, add friend satu-satu, lamaaaaaa.....

c. Ciptakan Image dan Bangun Interaksi

Yang namanya membangun bisnis dengan akun kloningan itu harus ada yang namanya interaksi, minimal Like atau Comment ke teman-teman supaya terjadi interaksi. Bangun Image akun kloningan kita itu sebagai akun yang disukai teman-teman kita, misal bisnis kita untuk "pecinta kucing" , teman-teman kita adalah pecinta kucing, dan pastinya kita share hal-hal yang berhubungan dengan kucing. Sekali-sekali boleh lah post tentang hiburan, quote2 motivasi atau berita terkini untuk membuat akun kalian lebih "hidup".

Membangun image ini memang perlu waktu. Orang belum tau bisnis Anda apa, belum tau apa yang Anda jual, belum tau siapa Anda, belum kenal dengan brand Anda, istilahnya Cold Market. Hindari "Hard Selling" , alias langsung jualan produk di awal-awal membangun image ini. Soft Selling dengan share artikel-artikel bermanfaat yang berhubungan dengan produk kita, kalau produk untuk kucing ya share artikel tentang merawat kucing misalnya. Saran saya cari saja artikel yang viral dan banyak orang yang sukarela mau share, copas dan selipkan iklan/produk kita di bawahnya. Jangan lupa sematkan Trigger "Share jika Bermanfaat" atau "Like dan Comment jika Suka" dsb.

Untuk postingan di akun kloningan sendiri baik itu status, share atau note, baiknya dipost pada jadwal-jadwal orang lagi santai dan mau membaca. Menurut mastah-mastah jam tersebut ada 3 waktu yaitu jam 07:00-09:00, jam 12:00-13:00, dan jam 19:00-21:00.

Setelah orang-orang kenal siapa Anda, siapa brand Anda, maka timbullah "Trust". Setelah itu baru Anda boleh berjualan, nah cara berjualan ini juga ada seninya tersendiri loh mulai dari gambar, ad copy, bagaiman supaya orang tertarik membeli, akan di bahas di point Ad Copy di bawah ya.

Muncul kerepotan baru, gimana caranya buka akun satu-satu, ngelike status temen-temen, posting materi-materi tersebut secara cepat. Tool SocioSparta jawabannya, postingan bisa dijadwal , jadi postingan untuk seminggu kedepan sudah kita siapkan dari sekarang dan tinggal jadwalkan deh, tool ini juga bisa auto like postingan teman-teman kita, tanpa perlu repot buka-buka akun lagi.

d. Like fanpage dan Join Group

Cari fanpage yang berhubungan dengan produk kita, misalnya produk kita tentang "Kaos Bola", yah like deh yang berhubungan dengan bola, join ke group tentang bola. Cari fanpage dengan fans terbanyak, Aktif (postingan terakhir tidak lebih dari seminggu), fansnya aktif (comment,like,share banyak). Lalu akun kloningan kita comment ke post terbanyak interaksinya (banyak comment,like,share) pada fanpage tersebut. Begitu juga dengan group.

Tapi lagi-lagi repot harus cek fanpage satu-satu, harus cari post mana yang terbanyak interaksinya di fanpage tersebut, harus posting satu-satu. Pakai SocioSparta, bisa langsung sort fanpage mana yang audiencenya paling banyak, yang affinitynya paling besar (affinity=tingkat interaksi fansnya terhadap fanpage tersebut), post mana yang paling banyak interaksinya, dan tinggal post. gak perlu login, gak perlu buka browser. beres :)

e. Buat Group Kita Sendiri untuk Selling

Saatnya berjualan, add teman-teman tadi ke group kita agar mereka mendapatkan informasi terbaru tentang produk-produk kita.

f. Promo

Agar fanpage Anda semakin dikenal, boleh sekali-kali selipkan promo Giveaway, artinya memberikan barang gratis dengan beberapa syarat misalnya Like fanpage, share, comment dan tag. Cara ini bisa mem'viral'kan postingan fanpage kita juga loh. Jadi semakin banyak yang share postingan fanpage kita otomatis semakin banyak yang kenal kita.

2. Cara Berbayar

Dengan Facebook Ads, Anda akan lebih mudah mengenalkan bisnis Anda dengan orang yang tertarget atau orang yang tepat. Masa iya mau mengenalkan produk pecinta kucing ke pecinta bola kan ga nyambung ya,hehe.. Itulah mengapa Facebook Ads banyak digunakan, karena iklan lewat facebook ini biasanya tepat sasaran, tergantung "skill" kita dalam menentukan target audience.

Untuk beriklan dengan FB Ads, Anda harus memiliki Facebook Fanpage terlebih dahulu. Caranya Pilih Create Page pada menu, lalu tentukan nama dan deskripsi fanpage Anda. Cara membuat FB Ads, pilih menu Ads Manager, atau Create Ads.

Struktur FB Ads sendiri yaitu satu Campaign > Ad Sets > Ad Creative

Campaign untuk menentukan tujuan iklan, Ad Sets untuk menenutkan target audience, penempatan iklan, budget dan jadwal, Ad Creative yaitu isi iklannya berupa media, text, format. Nah jadi di dalam satu campaign bisa berisi beberapa Ad Sets, artinya kita bisa menargetkan audience dan budget yang berbeda di tiap ad sets, dan setiap ad sets bisa berisi berbagai Ad Creative, jadi bisa menampilkan gambar dan text berbeda dalam satu Ad Sets. Maka kalau Campaign anda dinonaktifkan, otomatis adsets dan ad creative di bawahnya juga ikut non active.



a. Menentukan Tujuan beriklan

Tujuan Anda beriklan itu apa? Agar banyak yang datang ke website Anda? Agar banyak yang like,comment,share postingan Anda? Agar orang datang ke toko fisik Anda? Agar banyak orang yang Like Fanpage Anda? Agar banyak yang menonton video Anda? Ingin meningkatkan konversi penjualan Anda? nah, tujuan ini penting untuk menentukan campaign mana yang akan Anda gunakan untuk beriklan.


Paling populer digunakan para mastah adalah Boost your Posts (PPE = Post Engagement), Click to Website (CTW, di SS: Send people to a destination on or off facebook) dan Website Conversion(WC, di SS:Invrease conversions on your website).

b. Menentukan Target Audience

Nah ini bagian yang paaalinnnggg penting, mau iklan anda sebagus apapaun , seheboh apapun, tidak akan terjadi konversi kalau salah target. Target audience dapat kita tentukan berdasarkan "interest" (minat), dan demografi (umur, gender, lokasi). Atau untuk tingkat yang lebih advance bisa menggunakan "Custom Audience" akan dibahas kemudian.

Kita bagi target menjadi dua yaitu : orang yang membutuhkan produk, dan orang yang tidak membutuhkan produk tapi memiliki teman/keluarga yang membutuhkannya.

Nah untuk meriset target Audience, kita bisa menggunakan tool Audience Insight yang disediakan facebook.


Pada tool ini, kita akan meriset orang-orang yang akan menjadi target pasar kita. Pilih location sesuai dengan market yang kita inginkan, misalnya Indonesia, atau mau menargetkan kota tertentu saja, terserah. 




Selanjutnya pada kolom interest, isi keyword interest yang ingin kita target. Misalnya produk kita tentang "Kosmetik". Pertama-tama kita input Broad Interest yang belum spesifik:
- Yang berhubungan dengan produk (skin care, kecantikan, beauty, pemutih kulit)
- Merk produk sejenis (loreal, revlon, maybelline, kose,dst..)
- Tempat yang berhubungan dengan produk (Natasha Skin Care, Martha Tilaar, Miracle Aesthetic Clinic, dst..)
- Siapa yang membutuhkan produk (Sales, Pramugari, Model, Make Up Artist)

Selanjutnya akan muncul hasil researchnya di sebelah kanan, pilih Page Likes
Ini adalah daftar fanpage yang banyak disukai oleh target kita, selanjutnya tugas kita adalah memeriksa apakah audience fanpage tersebut banyak, aktif, dan interaksinya bagus (Affinity bagus), lihat di bawah untuk melihat tingkat affinity
setelah itu kita masukkan nama fanpage tersebut ke dalam kolom interest, jika ia terdaftar sebagai interest. Jika fanpage tersebut tidak ada di dalam pilihan interest, maka pilihlah fanpage yang lain. setelah itu hapus broad interest yang kita masukkan di awal. Setelah kita masukkan fanpage-fanpage tersebut ke kolom interest, maka akan muncul lagi hasil riset yang lebih spesifik di sebelah kanan, misalnya fanpage yang lebih spesifik, ulangi langkah di atas sampai dirasa hasil yang didapat cukup tertarget.

Untuk memeriksa fanpage satu per satu memang membutuhkan waktu, tapi dengan SocioSparta, semua fanpage langsung tersort dalam tabel, kita bisa lebih cepat melihat mana audience terbanyak, mana affinity tertinggi, mana yang terdaftar dalam interest atau tidak, jadi penggunaan tool ini bisa lebih mempersingkat waktu

Selanjutnya kembali ke Ad Sets, masukkan interest yang telah didapat tadi ke dalam kolom Ad Sets.
Anda bisa menggunakan fitur Narrow Audience untuk mempersempit interest, misalnya Anda mau yang suka fanpage tersebut tapi hanya pramugari saja. Atau Anda bisa juga Exclude Audience misalnya orang-orang yang tidak membutuhkan kosmetik kira-kira interestnya apa. Di sebelah kanan ada ukuran target audiencenya apakah Broad (luas), Defined, atau Specific dengan potential reach berapa orang. Sebaiknya jangan terlalu sedikit dan juga jangan terlalu banyak.



Hasil riset bisa disimpan untuk digunakan lagi di lain waktu dengan "Save This Audience".

Penargetan dengan Custom audience.

Nah, ini biasanya dipakai untuk retargeting, apa itu retargeting? Yaitu kita menargetkan kembali orang-orang yang sebelumnya pernah mengklik iklan kita, atau pernah menjadi customer kita. Cara membuatnya pilih menu Audience


Pada halaman Audience,  Create Audience, pilih Custom Audience



Untuk pilihan Customer File adalah jika kita memiliki data customer berupa nomor HP atau Email untuk kita jadikan target. Tidak punya data customer? Pakai SocioSparta bisa scrape email user aktif tertarget yang kita dapatkan dari fanpage-fanpage pesaing juga loh, kita bisa pilih user yang aktif dalam seminggu terakhir di fanpage pesaing dan scrape datanya.

Untuk website traffic artinya kita menargetkan orang-orang yang sudah pernah berkunjung ke website kita. Bagaimana cara facebook merekam orang-orang yang berkunjung ke website kita? Untuk itulah diperlukan Facebook Pixel. Facebook Pixel ini akan ditanamkan di dalam website kita atau untuk platform-platform seperti teespring dan teechip tinggal paste ID nya. Fungsinya seperti CCTV yaitu merekam setiap aktifitas pengunjung, baik itu melihat kontent, add to cart, checkout, dan sebagainya.

Cara membuat Facebook Pixel Pilih Pixels pada menu dan tinggal Create, simpel beres. Untuk menanamnya di website, paste codenya di antara tag <head></head> pada website Anda.


App Activity kalau kita menargetkan orang-orang yang menggunakan app kita.

Engagement on Facebook yaitu kita menargetkan orang-orang yang pernah like, comment, share di post kita.

Look a Like Audience
Ini adalah fungsi lanjutan untuk menargetkan audience terutama untuk yang sudah memiliki Custom Audience. Jadi Facebook dapat mencari orang-orang yang memiliki kemiripan dengan audience yang kita pilih. Cukup keren bukan?

c. Memilih penempatan iklan



Apakah iklan akan ditampilkan di Facebook? Instagram? Audience Network? Di sisi kanan halaman facebook, di timeline? Silahkan pilih. Jika produknya untuk smartphone Android anda bisa memilih hanya ditampilkan untuk pengguna Android, dsb.

d. Menentukan Budget


Untuk menentukan budget dapat dimulai dengan Daily Budget, atau Lifetime Budget. Misal kita set Daily Budget Rp50.000, maka Facebook akan menghabiskan Rp50.000 itu dalam sehari, maka untuk daily budget ini saya sarankan untuk memulai Ad nya di pagi hari, karena kalau mulai di sore atau malam hari tentunya rugi karena iklan baru berjalan beberap jam sudah kena charge. Untuk Lifetime Budget misal saya set Rp250.000 untuk 5 hari, maka setelah 5 hari anda akan dicharge Rp250.000.

 Jadwal penayangan iklan dapat diatur mulai tanggal berapa jam berapa sampai hari apa jam berapa. 

Untuk bid Amount boleh dipilih automatic atau manual. 

Anda bisa pilih ingin dikenakan biaya jika diklik (Cost Per Click /CPC) atau setiap 1000 impression alias berdasarkan banyaknya penayangan (Cost per Impression/CPM), atau dihitung berdasarkan like,comment, share (Cost per Post Engagement /CPE) tergantung Objectivenya apa.

e. Konten Iklan

Konten iklan ini sangat penting untuk menarik perhatian user, mulai dari pemilihan desain gambar dan Ad Copy (kata-kata). Sebelumnya pastikan isi iklan Anda tidak melanggar Facebook Advertising Policy ya. 

Untuk campaign CTW ada beberapa pilihan tampilan iklan, bisa berupa carousel (menampilkan banyak gambar dan link yang berbeda di tiap gambar), Single Image (Satu gambar saja), Single Video (Satu video saja), Slideshow (menampilkan beberapa gambar dengan slideshow dan hanya satu link saja), dan Canvas (seperti landing page pada mobile yang bisa menampilkan berbagai media).

Anda bisa memilih menampilkan gambar yang terdapat pada website tujuan secara otomatis, atau memasukkan gambar sendiri secara manual. Tips dari para mastah untuk membuat desain gambar yang menarik, buat warna yang menarik perhatian, contohnya terdapat warna kuning dan warna merah. ada tulisan "SALE" atau "LIMITED EDITION" dan sejenisnya, lalu tampilkan harga coret, misalnya Rp220.000 dicoret jadi tinggal Rp110.000, kelihatan jauh lebih murah walaupun harga aslinya memang Rp110.000. Untuk gambar ada peraturan dari Facebook agar gambar tidak terlalu banyak text nya, dan tidak mengandung hal-hal yang dilarang Facebook. Buat yang ga bisa desain bisa download aset promosi di sini



Untuk Text atau Ad Copy, buatlah yang menarik perhatian, tidak lebih dari 3 baris kecuali kalau mau pakai cara Story Telling. Ada beberapa teknik yang dibagikan para mastah :
- Fokus ke pemecahan masalah. misalnya untuk produk pelangsing contohnya "Berat badan berlebih? Sudah coba segala cara dan diet mati-matian belum menunjukkan hasil? Ini solusinya".
- Gunakan bahasa target market, kalau targetnya anak muda, pakai bahasa anak muda, kalau targetnya orang dewasa, pakai bahasa yang lebih formal, kalau targetnya Indonesia ya pakai bahasa Indonesia, kalau target khusus orang Sunda, pakai bahasa Sunda.
- Cantumkan kelebihan/keunikan produk, mengapa orang harus beli/pakai jasa Anda, apa bedanya produk Anda dengan yang lain.
- Story Telling, kadang dengan bercerita biasanya orang lebih mau membaca iklan kita. Misalnya untuk produk Tas, "Kemarin waktu anter anak sekolah, temen-temen pada nanyain bagus banget tasnya, ternyata ada banyak yang suka tas ini dan mulai banyak yang order, nggak nyangka banget!"
- Penjualan berbatas waktu, misal "Order akan ditutup malam ini", atau "Terbatas hanya untuk 30 Pembeli Pertama", dan semacamnya juga mampu meningkatkan konversi.


Selain gambar dan Ad Copy, jangan lupa menambahkan Call to Action Button yang sesuai, kalau untuk shopping yah pilih "Shop Now", kalau untuk informasi "Learn More", Kalau untuk registrasi "Sign Up" dan seterusnya. Tombol ini akan mengarah ke link yang telah kita cantumkan di See More URL.



Di sebelah kanan ada tampilan preview ad kita. Jadi sebelum diiklankan kita bisa melihat iklan kita di berbagai placement seperti di Desktop News Feed, Mobile News Feed, dst.


Setelah semua selesai diset, tinggal klik "Place Order" dan Anda tinggal menunggu iklan Anda disetujui oleh Facebook.


f. Analisa Kesuksesan Iklan

Apa sih ukuran sukses atau tidaknya iklan kita? apa jangan-jangan kita cuma buang-buang duit aja? Nah untuk mendapatkan Winning Campaign, kita bisa melakukan split test. jadi kita melakukan test iklan kita yang mana yang CTRnya tinggi. CTR adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misalnya, satu Ad Units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali memiliki nilai CTR 25% (10:40).

Nah, masih ingat kan kalau satu Campaign bisa terdiri dari beberapa Ad Sets? Artinya kita bisa buat beberapa target audience untuk kita test. Pertama-tama kita bisa mengatur budget kecil dulu untuk setiap Ad Sets. Kalau ingin menguji target audience mana yang paling tepat sasaran, pastikan bahwa audience-audience yang kita uji itu tidak saling beririsan atau Audience Overlapnya kurang dari 5%. Bagaimana cara mengetahui audience overlap? Pada halaman Audience, pilih 2 audience yang akan dibandingkan lalu klik Action > Audience Overlap. Maka akan muncul apakah audience tersebut beririsan atau tidak.


Setelah iklan dijalankan selama paling tidak 1 hari, kita bisa melihat gambaran apakah iklan tersebut memiliki CTR yang tinggi atau tidak. Sebenarnya Facebook membutuhkan waktu 3 hari dengan algoritmanya untuk mengoptimasi iklan kita dan memahami iklan kita agar tepat sasaran. Kita bisa bandingkan CPC(Cost per Click) nya mana yang termurah, karena semakin tinggi CTR, alias semakin banyak klik maka harga CPC semakin murah. Nah kita ambil Iklan yang CPC nya paling murah sebagai winning campaign dan kita lakukan Scale Up dengan menaikkan budget, hapus iklan yang lainnya.

Begitu juga kalau kita ingin menguji konten iklan apa yang paling menarik untuk audience kita. Dalam satu ad sets bisa terdiri dari beberapa ad creative, berarti kita bisa membuat ad copy dan gambar yang berbeda-beda untuk diuji dalam satu ads set. Sama seperti menguji target audience di atas, sekarang kita akan menemukan konten iklan mana yang paling banyak diklik audience.

Dari pengujian di atas kita belajar , iklan seperti apa yang menarik bagi audience, dan audience seperti apa yang tertarik dengan produk kita.

Selain dengan cara split test, ada satu cara lagi yang bisa meningkatkan kesuksesan iklan kita, yaitu dengan membangun kolam audience dengan pixel. Masih ingat kan di atas cara membuat custom audience. Pertama yang perlu kita lakukan adalah menanam pixel pada website kita lalu kita jalankan iklan kita. Setelah 3-5 hari iklan berjalan dengan minimal 1000 clicks, saatnya kita membuat custom audience berdasarkan Website Traffic. 


Misal kita mau mengambil data audience yang mengunjungi website kita 30 hari terakhir. Lalu simpan nama Audience nya dengan nama terserah saja.

Selanjutnya kita akan membuat Look Alike Audience (LAA) 


Pilih Sourcenya custom audience yang kita buat tadi, lalu set audience sizenya 1%, klik Advanced Options dan tambahkan 2%-3%. Dengan LAA, facebook akan mencari audience dengan kiteria yang mirip dengan audience yang pernah mengunjungi website kita, dan memungkinkan iklan kita semakin tepat sasaran, dan meningkatkan konversi penjualan kita. Gunakan LAA dan CA ini pada saat membuat iklan baru sebagai target audience.

Terakhir, dibutuhkan yang namanya ketekunan dan praktek, awalnya memang kita akan bakar duit, tapi seiring kita praktek dan belajar, pelan-pelan akan ada profit. Jangan terburu-buru karena belajar memang perlu proses. Mau belajar dari orang-orang yang sudah sukses beriklan di Facebook? Bongkar Lebih Dari 200Juta Campaign Iklan Sukses Di Facebook Ads

Hiii...! Di sini saya mau share pengalaman dan itinerary saya waktu travelling ke Singapore pada bulan April tahun 2014. Mudah2an bisa mem...

Hiii...! Di sini saya mau share pengalaman dan itinerary saya waktu travelling ke Singapore pada bulan April tahun 2014. Mudah2an bisa membantu kalian yang mau travelling ke Singapore biar ga buta sama sekali yaa.. :) Di sini saya juga mencantumkan estimasi biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk perjalanan ini, dan terkadang planning tidak sama dengan reality, hehe... Tapi saya tidak mencantumkan cost untuk hotel dan tiket ya karena harga ini akan bervariasi untuk tiap orang.

Hari-1 (5 April 2014)

Planning
DestinasiTransportasiBiaya
Merlion + EsplanadeMRT - Raffles Place$0.5*
Raffles PlaceJalan kaki dari Merlion
Singapore FlyerJalan kaki dari Esplanade$33
Helix Bridge + Marina Bay SandJalan kaki dari SgFlyer
Light and Water Show Marina BayTetap di Marina Bay
OCBC Garden Rhapsody ShowJalan dari Marina Bay
Makan 3x$30
*Perkiraan Biaya transportasi

Reality
Kami(saya, suami, temen saya, temen suami) berangkat kemarin naik Jetstar dari bandara Kualanamu Deli Serdang pada jam 10 pagi. Tiba di Changi, Singapore jam 12.00 siang dan tentunya kami udah kelaparan dong, mikir mikir daripada makan di bandara, kami lebih memilih pergi langsung ke hotel untuk check in dan makan di sekitar hotel saja. Sebelum ke hotel , kami harus beli tiket transportasinya dulu dong. Kami pun langsung membeli kartu untuk transportasi yang namanya EZ-Link yang harganya klo ga salah $12 dengan saldo $7. Dengan kartu ini kami bisa bebas muter-muter singapore naik MRT ataupun bus selama saldonya mencukupi. Kalau untuk turis ada yang namanya Singapore Tourist Pass tapi kami lebih memilih EZ-Link karena expirednya lama, kalau kapan2 ke Singapore bisa dipakai lagi. Untuk pemakaiannya harus di-Tap waktu mau berangkat dan di-tap kembali ketika tiba, kalau tidak di-tap ketika tiba nanti saldonya kepotong banyak sesuai rute terjauh line itu. Kartu ini bisa ditop-up di sebagian besar MRT Station.

Tibalah kami di Fortuna Hotel Singapore. Tempat ini sangat strategis, dekat dengan pusat perbelanjaan Mustafa Centre, dan amat sangat dekat dengan stasiun NE8 - Farrer Park . Harganya per nightnya kalau ga salah kisaran 1jt-an , kalau mau hemat baiknya cari Dorm atau sewa apartemen saja. Tapi saya ga bisa merekomendasikan dorm atau apartemen di Singapore karena belum pernah. Perut pun mulai mual karena belom makan, ditambah naik MRT, lengkaplah sudah hari pertama nyampe negara orang malah mual-mual. Sampai di hotel, letakin barang-barang, trus akhirnya makan dan yang terpenting ternyata hotel ini makanannya HALAL sodara-sodara, jadi ga usa pusing cari makanan halal ke sana kemari. Di sekitar hotel juga banyak dijumpai makanan India / Indonesia yang halal. Nah, makanlah kami dan ternyata porsinya banyaaaaaaak banget! alhasil makanannya ga abis, dan mual-mualnya bertambah, untungnya temen bawa minyak angin , dan akhirnya sukseslah saya MUNTAH! YA! Beneran Muntah!! untung ada plastik. Pelayan restorannya pun stres liat saya muntah2 malah disuruh muntah di kamar mandi aja, ya ga sempet kaliiiii... selesai muntah, temen dan suami menyarankan saya untuk istirahat aja di hotel, WHAT?! istirahat?? udah sampe sini malah tidur? no no no, saya dah sehat kok dan dah aman setelah muntah. Gara-gara kejadian ini saya harus bawa roti kemana2 untuk ngeganjel perut. Pesan moral : Bawa makanan / minuman selagi travelling sebelum terjadi kejadian yang tidak-tidak.

Waktu sudah sore dan kami pun memutuskan langsung ke tempat iconic dari Singapore yaitu Merlion Park! Naik MRT turun di stasiun NS26 - Raffles Place. Dari sini jalan kaki menuju patung Merlion dan foto-foto dong! Dari sini kita juga bisa ngeliat Marina Bay Sand Hotel dan ArtScience Museum dari seberang.




Kami terus berjalan menyusuri jalan menuju Esplanade. Kami melewati Esplanade Park trus jalan menuju Esplanade. Masuk ke dalam Esplanade, foto-foto sebentar, trus keluar jalan lagi menuju ke Singapore Flyer. Duduk2 sebentar meregangkan kaki trus naik Singapore Flyer menjelang magrib.


Turun dari Singapore Flyer, kami menyusuri Helix Bridge menuju Marina Bay Sand, tadinya sih rencananya mau nonton Light and Water Show di depan Marina Bay Sand tapi sepertinya kami ga sempet alias telat, hahha... tenang, masih ada besok. Tadinya menurut planning kami mau lanjut ke Garden by the Bay, tapi berhubung kaki udah pegel-pegel akhirnya kami mundurin aja jadi besok (lagi-lagi besok.. ^^') dan kami pun balik ke hotel.

Hari-2 ( 6 April 2014)

Planning
DestinasiTransportasiBiaya
Singapore Botanic GardenMRT - Botanic Garden$0.5*
Singapore ZooTaxi / Bus$32 + $17*
Clarke QuayMRT - Clarke Quay$0.5*
Makan 3x$30

Reality
Sesuai rencana, kami beranjak menuju Singapore Botanical Garden, naik MRT turun di stasiun CC19 - Botanic Garden. Singapore Botanic Garden ini merupakan attraction yang paling banyak diminati di Singapore menurut situs TripAdvisor, tempat ini bisa dikunjungi gratis, biasanya tempat orang olahraga dan refreshing. Bisa dibilang seperti taman yang besar. Bunga-bunga dan tanamannya bagus-bagus dan banyak spot untuk berfoto.


Rencananya setelah dari sini saya ingin ke Singapore Zoo tapi yang lain banyak yang ga setuju, lagipula jauh dan harus naik taxi, naik bus bisa makan waktu 1-2 jam sepertinya. Akhirnya kami membatalkan plan ke Singapore Zoo (T_T) dan menggantinya ke Garden by the Bay yang kemaren gak jadi kami datangi, oke, berarti hari ini temanya Nature yaa...  Tepi sebelum ke sana, kami naik Bus dulu ke Orchard Road berhubung dekat sekalian cari Mesjid dan makan siang. Padahal plan ini tadinya buat hari ke-4 tapi ya sudahlah sekarang juga boleh , pada realitanya plan tetaplah tinggal hanya plan, heheh... Sampai di depan Lucky Plaza, kami turun dan mencoba mencari tempat makan. Masuk ke Lucky Plaza yang ramenya minta ampun, trus kepingin makan ayam penyet Ria, ehh taunya rameeeeee. Akhirnya kami keluar dan foto-foto di Orchard Road, trus ketemu Mesjid dan sholat dulu, habis sholat ternyata di belakang mesjid ada tempat makan halal, dan makanannya murah meriah (Setidaknya untuk ukuran Singapore), Makannya nasi lemak + teh tarik! lumayanlah untuk makan siang.

Lanjutlah kami menuju Garden by the Bay, naik MRT turun di Stasiun CE1 - Bayfront yang langsung nyambung ke Marina Bay Sand. Nah dari Marina Bay kami menuju ke arah Garden by the Bay dengan jalan kaki dan tibalah kami di tempat yang penuh bunga-bungaan lagi, hehe.. tadinya saya ingin masuk dome nya tapi suami saya ga mau, so akhirnya temen-temen aja yang masuk, kami cuma duduk-duduk di luar aja menunggu mereka sampai magrib. Tepat jam 7 mulai-lah OCBC Garden Rhapsody Show dan kami menikmati alunan-alunan musik yang diiringi oleh efek-efek lampu di sekitar taman.




Daaan.. lagi-lagi kami ketinggalan Light and Water Show di Marina Bay, ya udah deh.. masih ada besok ^^' . Setelah dari sini kami menuju tempat nongkrong anak gaul Singapore, yang tak lain adalah Clarke Quay! Tapi sebelum ke Clarke Quay, kami mampir dulu dong ke Chinatown buat foto-foto, secara searah gitu lo. Kami turun di DT19 - Chinatown , foto-foto sebentar, balik lagi naik MRT dan turun di stasiun NE5 - Clarke Quay. Tempatnya keren dikunjungi malam hari karena banyak lampu-lampunya, ada sungai kecil dan jembatan untuk tempat nongkrongnya. Ada attraction yang thrillernya juga, dan paling banyak di sini adalah orang minum miras coz banyak Bar nya. Kami makan malam di Burger King dan balik deh ke hotel.

Hari-3 (7 April 2014)

Planning
DestinasiTransportasiBiaya
Vivo City MallMRT - Harbourfront$0.5*
Sentosa IslandSentosa Express$3
USSSentosa Express$56
Sea Worldjalan kaki$23
Song of the Sea ShowSentosa Express$15
Makan 3x$30

Reality
Yeayy! Hari ini full Sentosa Island! Pertama kami ke Vivo City Mall naik MRT turun di stasiun NE1 - Harbourfront, nah, dari sini kami naik monorel menuju pulau Sentosa dengan membeli tiket masuk. Tempat pertama yang kami kunjungi di Sentosa Island adalah Universal Studio Singapore! Pastinya di sini tempat untuk have fun dan main-main! Kami cobain semua wahananya kecuali Roller Coasternya karena lagi perbaikan. Paling keren Mummy dan Transformer, yahhh lumayanlah buat seru-seruan :D


Jam 5 Sore kami pun keluar dari USS dan langsung menuju attraction di sebelahnya yaitu Sea World!, Aquarium besar dengan berjuta species makhluk air di dalamnya. Agak sedikit gelap untuk berfoto tapi not bad lahh... untungnya kami sempat menjelajahi seluruh isi Sea World ini sebelum tutup karena Sea World tutup jam 7 malam.


Setelah itu kami beranjak menuju Sentosa Beach untuk menonton pertunjukan Songs of the Sea Show (yang sekarang ga ada lagi), beruntung masih bisa menonton pertunjukan musikal dan animatif ini. Cukup seru dan kreatif. Setelah nonton kami pun makan malam di McD lalu berjalan menuju Merlion raksasa, dan akhrinya balik ke hotel.

Hari-4 (8 April 2014)

Planning
DestinasiTransportasiBiaya
Orchard RoadMRT - Orchard$0.5*
Suntec City MallMRT - Esplanade$0.5*
Bugis MarketMRT - Bugis$0.5*
Mustafa CentreMRT - FarrerPark$0.5
Budget Belanja$100
Makan 3x$30

Reality
Hari ini temanya Shopping! Sesuai judul tentunya kami pergi ke tempat-tempat untuk belanja atau belanja oleh-oleh, tadinya Orchard Road menjadi planning hari ini tetapi karena udah pergi di hari ke-2 jadi kami fokus ke keinginan masing-masing aja. Misalnya suami saya yang kepingin liat-liat raket bulutangkis di pusat penjualan barang-barang sport di Queensway Shopping Centre

Setelah puas liat2 raket, si abang juga ingin liat tempat jualan Tamiya di StarGek Paya Lebar road. Eh kami salah turun MRT jadinya jalannya jauhhh banget, kami turun di stasiun EW8 - Paya Lebar, padahal kalau turun di CC10 - MacPherson lebih deket >_< . makin deh kaki pegel-pegel.

Trus kita hunting-hunting oleh2 coklat di Bugis Market, turun di EW12 - Bugis. Di sini memang pusatnya belanja oleh-oleh murah. Selain di sini ada di Mustafa Centre juga tapi tetep lebih murah di sini. Belanja beberapa oleh2 untuk keluarga trus kami balik ke hotel dan muter-muter di Mustafa Centre sebentar. 

Karena udah bingung mau ngapain, kami teringat mau jumpa dengan teman kami yang saat itu bekerja di Singapore, kami pun janjian di Marina Bay Sand dengan maksud sekalian liat Light and Water Show yang ga sempet diliat itu. Ehhh begitu sampe sana... tau2 hujaan. Yahh ga rejeki deh liat itu show. 

Kami pun berjumpa dengan teman kami dan kami makan malam ke Kampong Glam / Arab Street, nah yang ini ga termasuk dalam plan, tapi oke juga dijalanin. Ternyata di sini sesuai namanya banyak orang2 Arab yang jualan kain / jilbab / pashmina. Hebohlah cewe2 yang berdua ini belanja sambil nunggu makan malam dihidangkan. Kami makan malam di restoran Turki dan haha.. sangat aneh awalnya di lidah orang Indonesia. Tapi karena lapar dimakan juga. 

Akhirnya perjalanan kami usai juga dan kami pulang ke hotel unutk berkemas karena besok pulang ke kampung halaman ^^ . Alhamdulillah perjalanan yang menyenangkan meski awalnya pake acara muntah2, dan ada plan2 yang ga terlaksana tapi overall it was a great trip!!


Tips dan Trick:

  1. Pesen hotel/hostel yang deket dengan MRT station, kalau bisa daerah Orchard Road (ini rata2 mahal) , Bugis, Little India. Hindari Geylang, rata-rata hotel di sini terjangkau namun daerah ini merupakan Red District yang cenderung tidak aman.
  2. Transportasi by MRT/bus. Pelajari peta MRT dari internet terlebih dahulu,atau bisa download MRT map nya di smartphone kamu. Pelajari aturan-aturan menggunakan transportasi umum seperti misalnya cara menggunakan kartu EZ-Link, tidak boleh mengantri di depan pintu keluar dari MRT, naik bus masuk dari depan keluar dari pintu tengah, peraturan priority seat, dll. Jangan lupa membeli kartu transportasinya yaaa .. :)
  3. Gabungkan destinasi yang berdekatan dalam sehari sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga.
  4. Bawa makanan dan minuman.
  5. Bawa obat-obatan terutama vitamin untuk daya tahan tubuh dan obat untuk kaki pegel-pegel karena wajib pegel-pegel kalau jalan-jalan di Singapore ^^;
  6. Kalau budget terbatas ga usah belanja belanja, ga usah masuk-masuk wahana, cukup datangi tempat yang gratis, misal Singapore Botanic Garden, Garden by the Bay (di luarnya aja), Merlion Park, Light and Water Show Marina Bay Sand, masuk Sentosa Island ga usah masuk ke wahana-wahananya.


Sekian cerita saya mengenai trip ke Singapore. Mudah2an selanjutnya saya bisa cerita jalan-jalan ke berbagai negara lainnya :D